Coba Kibuli Polisi, Ngarang Cerita Jadi Korban Perampokan, Berujung di Jeruji Besi

radarkalbar.com, TOBA- Tim Reskrim Polsek Toba berhasil menggagalkan upaya pencurian uang gaji karyawan PT Berkat Putra Mandiri (PT BPM) dengan modus menjadi korban pencurian dengan kekerasan.

Usut punya usut ternyata dugaan pencurian itu, bagian dari akal-akalan atau modus tersangka EK dan seorang rekannya, untuk menguasai uang sebesar Rp. 86.000.000,- dan 1 unit laptop merk HP.

Kapolres Sanggau AKBP Raymond Marcelino Masengi melalui Kapolsek Toba Ipda Supariyanto mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari tersangka EK, yang mengatakan dirinya pada Senin (06/7/2020) sekira jam 10.30 Wib di jalan Trans Kalimantan Dsn. Natai, Desa Balai Belungai, Kecamatan Toba telah mengalai tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Adapun modus operandi, dengan cara memecahkan kaca pintu mobil Toyota Etios Valco KB 1465 SZ sebelah kanan kemudian membawa lari uang sebesar Rp. 86.000.000,- dan 1 unit laptop merk HP.

“Menurut laporan awal tersangka EK mengarang cerita di Jalan Trans Kalimantan Dusun Natai, Desa. Balai Belungai saat mengemudikan mobil Toyota Erios Valco. Dan tiba – tiba datang sepeda motor merk honda Vario warna hitam yang dikemudikan oleh 2 orang yang tidak dikenal dengan menggunakan helm hitam dan jaket hitam merah. Kemudian langsung memukul kaca depan sebelah kanan sebanyak 1 kali dengan menggunakan besi. Sehingga tersangka EK, membanting stir kendaraan dan berhenti di sebelah kiri bahu jalan.

Kemudian yang dibonceng menggunakan sepeda motor tersebut langsung memecahkan kaca depan dan belakang sebelah kanan selanjutnya mengambil tas yang berisikan laptop merk HP dan uang cash gaji karyawan PT. BPM sebesar 86 juta. Nah, setelah itu kabur melarikan diri ke arah Kota Tayan , selanjutnya melaporkan karangan cerita perampokan ke Polsek Toba,” ungkapnya menceritakan laporan tersangka.

Ditambahkan pria dengan satu balok dipundak ini, setelah melaksanakan serangkaian penyelidikan, Ia dan Kanit Reskrim Polsek Toba curiga terhadap kronologis yang dilaporkan tersangka dengan, fakta di lapangan.

“Dan hasil interogasi awal membuahkan hasil, tersangka bersama seorang rekannya mengakui telah mengarang cerita sebagai korban perampokan untuk mengambil/menguasai uang gaji karyawan PT BPM,” jelasnya.

Atas ulahnya itu, tersangka dan barang bukti saat ini diamankan di Mapolsek Toba, guna untuk proses lebih lanjut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pewarta/ sumber : Humas Polsek Toba.

Editor/upaloder    : Sery Tayan/radarkalbar.com.