Ketersediaan BBM dan LPG Kalbar Mengkhawatirkan Jelang Lebaran, Hoesnan : Pentingnya Tindakan Cepat Pemerintah dan APH

FOTO : Salah satu suasana di SPBU saat warga antre untuk mengisi BBM [ rk ]

Editor/publisher : Admin radarkalbar.com

PONTIANAK – Kondisi ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas LPG di Kalimantan Barat menjadi perhatian serius menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, seiring munculnya fenomena panic buying di berbagai wilayah.

Ketua Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI) Kalimantan Barat, R Hoesnan mengingatkan situasi ini tidak boleh dibiarkan berkembang karena berpotensi menimbulkan dampak luas.

Menurut Hoesnan, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah harus segera mengambil langkah antisipasi yang tepat guna mencegah kelangkaan yang fatal.

Dia menjelaskan bahwa jika panic buying tidak diatasi dengan cepat, akan terjadi efek domino yang merugikan masyarakat, termasuk kenaikan harga komoditas pangan dan gangguan pada aktivitas ekonomi – terutama di bulan Ramadhan yang akan segera diikuti oleh lonjakan kebutuhan jelang hari raya.

“Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa harga BBM dan LPG sudah jauh di atas standar yang seharusnya. Bensin di tingkat eceran bahkan mencapai Rp 20.000 per liter, sedangkan LPG 3 Kg menjual hingga Rp 35.000 per tabung,” ujar Hoesnan dalam keterangan persnya, Kamis (19/3/2026).

Hoesnan menegaskan bahwa hanya menjamin stok energi di depo belum cukup. Masyarakat membutuhkan jaminan ketersediaan barang di titik distribusi akhir dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Selain itu, ia juga menekankan peran Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan pengawasan ketat terhadap jalur distribusi dan menindak tegas pelaku spekulasi serta penimbunan yang memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi.

Sampai saat ini, masyarakat masih menantikan langkah konkret dari Pertamina dan Pemprov Kalbar, seperti operasi pasar atau langkah taktis lainnya, guna menstabilkan pasokan dan harga energi sebelum memasuki masa puncak arus mudik dan perayaan Idul Fitri. ( red)

Share This Article
Exit mobile version