Kapolda Baru Kalbar Didesak Lakukan Reformasi Total Birokrasi Penyidikan

FOTO : Dr Herman Hofi Munawar [ ist ]

Tim liputan | Editor/publisher : Admin radarkalbar.com

PONTIANAK – Agenda pembenahan internal kini menjadi sorotan utama seiring bergantinya kepemimpinan di Polda Kalimantan Barat.

Kapolda Kalbar yang baru Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar diharapkan menjadikan reformasi birokrasi penyidikan sebagai prioritas utama guna memastikan setiap perkara ditangani secara profesional dan transparan.

Pengamat kebijakan publik, Dr. Herman Hofi Munawar, menegaskan kualitas penegakan hukum di Kalbar sangat bergantung pada kondisi “jantung” kepolisian, yaitu fungsi penyelidikan dan penyidikan.

Ia menilai perlunya evaluasi menyeluruh dari tingkat Polsek hingga Polda.

“Proses penyidikan adalah jantung penegakan hukum. Jika sistem di dalamnya rusak, maka seluruh mata rantai keadilan akan ikut terdampak,” ujar Herman dalam keterangannya di Pontianak.

Herman menyoroti beberapa poin krusial yang harus segera dibenahi dalam birokrasi penyidikan di Kalimantan Barat diantaranya spesialisasi tugas, Penyidik diharapkan tidak lagi dibebani tugas-tugas administratif atau operasional lain di luar fungsi penyidikan agar dapat fokus menyelesaikan perkara secara profesional.

Kemudian, kepatuhan Standar Operasional Prosedur (SOP) yakni menghilangkan pendekatan spekulatif atau “ilmu tebak” dalam menangani kasus. Setiap tahapan harus berjalan sesuai undang-undang dan aturan yang berlaku.

Lantas, efisiensi birokrasi dengan memangkas hambatan administratif yang seringkali menyebabkan penundaan perkara yang tidak perlu, sehingga laporan masyarakat dapat ditangani secara cepat.

“Masyarakat mendambakan penyidik yang objektif dan berintegritas. Penegakan hukum tidak boleh didasarkan pada kalkulasi untung-rugi, melainkan murni pada kebenaran dan keadilan,” tegas Herman.

Lebih lanjut, ia menekankan transparansi dalam setiap tahapan penyidikan akan menjadi barometer utama bagi publik untuk menilai keberhasilan Kapolda baru.

Masyarakat sipil pun berkomitmen untuk terus mengawal kinerja penyidik agar institusi Polri semakin dipercaya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat di Bumi Khatulistiwa (julukan Kalbar ).

Share This Article
Exit mobile version