LBH AHAVAH Desak Aparat Ungkap Tuntas Dugaan Keterkaitan Judi Online dalam Kasus Pembunuhan di Sanggau

FOTO : Direktur LBH AHAVAH saat berfoto bersama [ ist ]

Tim liputan – radarkalbar.com

SANGGAU –  Lembaga Bantuan Hukum (LBH) AHAVAH mendesak aparat penegak hukum untuk mengungkap secara transparan dan profesional motif di balik kasus pembunuhan yang menewaskan seorang warga berinisial M.

Dimana yang belakangan ramai diduga berkaitan dengan praktik judi online (judul). Tentunya, sebagai kuasa hukum keluarga korban, LBH AHAVAH menyatakan terus mengikuti perkembangan penanganan perkara tersebut dan menaruh perhatian serius terhadap proses penyelidikan yang sedang berjalan.

Untuk, mereka menegaskan pentingnya hasil investigasi yang menyeluruh guna memastikan motif sebenarnya dari tindak pidana tersebut.

Direktur LBH AHAVAH, Denny Nafi, yang didampingi Ketua Advokat Radiaman Purba, S.H., menyampaikan pihaknya tidak hanya berperan mendampingi keluarga korban, tetapi juga memastikan kasus ini ditangani secara adil dan objektif.

“Nah, sebagai kuasa hukum, kami bukan hanya mendampingi keluarga korban, tetapi juga memastikan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius bagi semua pihak. Kami mendesak pihak berwajib untuk memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada publik tentang hasil investigasi,” ujar Denny Nafi.

Ia juga menekan agar aparat penegak hukum bekerja secara profesional tanpa tekanan dari pihak mana pun, mengingat kasus ini telah merenggut nyawa seseorang dan menyangkut hak hukum korban.

“Untuk transparan dalam kasus ini, apa pun motifnya silakan diungkap, tetapi kami mengharapkan keseriusan, profesional, tidak berpihak dan terhindar dari tekanan manapun, karena sudah menghilangkan nyawa seseorang,” ungkapnya.

“Apapun yang terjadi, pelaku harus menerima konsekuensi. Jangan sampai kasus ini diubah dari pembunuhan berencana menjadi pembunuhan biasa, karena hak-hak hukum dari pihak korban harus mendapatkan keadilan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ia mengingatkan apabila dugaan keterkaitan judi online dalam kasus ini terbukti, maka hal tersebut menjadi peringatan serius bagi masyarakat dan aparat terkait bahaya laten praktik perjudian daring.

“Jika memang terbukti judi online menjadi pemicu kasus pembunuhan ini, maka kita semua harus waspada dan berhati-hati. Judi online telah menjadi ancaman serius bagi masyarakat, dan sudah saatnya kita mengambil tindakan tegas untuk mengatasi masalah ini,” cetusnya.

Denny menyatakan akan terus mengawal proses hukum dan mendampingi keluarga korban hingga perkara ini memperoleh kejelasan dan putusan yang berkeadilan.

“Kita tunggu hasil investigasi yang menyeluruh dan transparan. Kejelasan dan keadilan adalah hak keluarga korban dan masyarakat luas. Kami akan terus mendampingi keluarga korban dan memastikan bahwa hak-hak mereka dipenuhi,” pungkasnya. [ red ]

 

 

 

 

 

 

editor/publisher : admin radarkalbar.com

Share This Article
Exit mobile version