Dugaan Kekerasan di SMA Taruna Bumi Khatulistiwa Bergulir ke Ranah Hukum

FOTO : Tim kuasa hukum keluarga korban dari Kantor Hukum Melek Hukum saat menyampaikan keterangan pers ( ist)

Editor/publisher : admin redaksi

​RADARKALBAR.COM – Dugaan aksi kekerasan antar siswa kembali mencuat di lingkungan pendidikan. Kali ini, peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di SMA Taruna Bumi Khatulistiwa, Kabupaten Kubu Raya, pada akhir Februari 2026 lalu.

Kasus yang diduga berlangsung di area asrama sekolah tersebut kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian.

​Tim kuasa hukum keluarga korban dari Kantor Hukum Melek Hukum, Andrean Winoto Wijaya, menyatakan langkah hukum ini diambil sebagai bentuk upaya mencari keadilan sekaligus menyoroti sistem pengawasan di sekolah berbasis asrama tersebut.

​“Kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan tindakan kekerasan ini. Fokus kami adalah dugaan kelalaian dalam pengawasan dan perlindungan siswa di lingkungan sekolah,” ujar Andrean saat memberikan keterangan pers, Minggu (8/3/2026).

​Pihak kuasa hukum mendesak agar aparat penegak hukum dan pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap penanganan kasus ini.

Senada dengan Andrean, Figih Azmiramadhan yang juga bagian dari tim hukum menekankan pentingnya transparansi dalam proses penyelidikan.

​“Kami berharap laporan ini diproses secara profesional, jelas, dan terbuka demi rasa aman para siswa di sekolah berasrama,” tegas Figih.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah maupun otoritas terkait diharapkan dapat segera memberikan klarifikasi untuk memperjelas duduk perkara yang tengah menjadi perhatian publik tersebut. ( red)

Share This Article
Exit mobile version