Status Tanggap Darurat Pengaruhi BDR Pendidikan

FOTO : Plt Kadisdikbud Kabupaten Sanggau, Robertus Sunohadi [ ist ]

Pewarta/editor : redaksi

SANGGAU [ radarkalbar.com ] – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bakal mempertimbangkan keputusan Rakor Satgas Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terkait evaluasi penetapan keberlanjutan status tanggap darurat bencana di Kabupaten Sanggau terhadap program Belajar Dari Rumah (BDR).

“Sebelumnya kan satuan pendidikan kita PAUD, TK, SD hingga SMP mengikuti BDR dari tanggal 7-11 September 2026 dan masuk kembali pada 14 September 2026,” kata Plt Kepala Disdikbud Sanggau, Roberus Sunohadi kepada wartawan, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, penetapan BDR selanjutnya mempertimbangkan hasil rakor evaluasi Satgas bencana Karhutla yang diputusan pada hari ini.

“Hasil rakor hari ini menjadi pertimbangan kita apakah program BDR kita lanjutkan atau tidak. Sementara ini Anak-anak tetap mengikuti proses belajar dari rumah, dan untuk para guru tetap melakukan aktifitas di sekolah, bukan di luar sekolah,” ungkapnya.

Robertus mengingatkan kepada para siswa memanfaatkan momen BDR ini untuk belajar sungguh-sungguh dari rumah dengan mengerjakan tugas yang diberikan guru ataupun wali kelas masing-masing.

“Guru hendaknya tidak memberikan beban tugas yang berlebihan kepada murid selama BDR diberlakukan. dan memberikan imbauan kepada orang tua/wali murid untuk berperan secara aktif dalam mengawasi dan mendampingi murid selama BDR, termasuk mengurangi aktivitas di luar rumah,” ingatnya. [ Red ]

 

 

 

 

Publisher : admin radarkalbar.com

Share This Article

You cannot copy content of this page

Exit mobile version