Dugaan Pencemaran Sungai Lape, DLH Sanggau Didesak Uji Sampel Air PT SBW

FOTO : Kondisi sungai yang dialiri limbah PT SBW [ ist ]

Pewarta/editor : Tim redaksi

SANGGAU [ radarkalbar.com ] — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sanggau didesak segera melakukan uji laboratorium terhadap kualitas air Sungai Lape menyusul munculnya dugaan pembuangan limbah industri dari PT Sasmita Bumi Wijaya (PT SBW) yang beroperasi di Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu.

Langkah ini dinilai mendesak untuk memastikan penyebab pasti berubahnya warna air sungai yang mengancam ekosistem dan biota perairan setempat.

Desakan pemeriksaan lapangan tersebut mengemuka setelah Kepala Desa Binjai, Herianto, melakukan inspeksi langsung ke lokasi aliran sungai pada Senin (3/8/2026) pagi.

Berdasarkan pemantauan di lapangan hingga pukul 08.00 WIB, air sungai terpantau berwarna hitam pekat meski arus sungai mengalir cukup deras.

​Masyarakat setempat mencurigai adanya aktivitas pembuangan sisa produksi pada malam hari dalam beberapa hari terakhir. Dampak perubahan kondisi fisik air tersebut juga dikeluhkan warga karena memicu penurunan populasi ikan yang sebelumnya membentang di sepanjang aliran Sungai Lape.

​Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari manajemen PT SBW terkait tuduhan aktivitas pembuangan sisa limbah tersebut.

DLH Kabupaten Sanggau juga belum memberikan pernyataan resmi mengenai jadwal pengambilan sampel air untuk pengujian kualitatif di laboratorium.

Sesuai regulasi perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang berlaku, penetapan sanksi administratif maupun tindakan hukum terhadap entitas usaha baru dapat dilakukan setelah adanya hasil pengujian laboratorium independen yang membuktikan terjadinya pencemaran melebihi baku mutu lingkungan. [ red ]

 

 

 

 

 

Publisher : Admin radarkalbar.com

Share This Article

You cannot copy content of this page

Exit mobile version